Tak Ada UNBK, SMA Negeri 10 Haltim Diminta Kembalikan Pungutan 2 Juta Persiswa

SMA Negeri 10 Haltim Yang Masih Menggunakan Bangunan SD Wokajaya Kecamatan Wasile Timur (Foto: Abdurahman CH
WASILE, CH – Pihak SMA Negeri 10 Haltim diduga melakukan pungutan uang sebesar Rp. 2 juta persiswa. Besaran uang yang cukup fantastis itu digunakan untuk pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) baru-baru ini.
Seiring berjalanya waktu, pelaksanaan UNBK di SMA yang masih menggunakan salah satu bangunan SD yang terletak di Desa Wokajaya Kecamatan Wasile Timur ini ditiadakan, karena bertepatan dengan merebaknya pandemi Covid-19. Orang tua para peserta ujian pun meminta kepada pihak sekolah untuk melakukan pengembalian uang tersebut. Sebab hingga saat ini tidak ada lagi pengembalian. “Kan tidak ada pelaksanaan UNBK, maka kami minta agar uang itu dikembalikan,” pinta salah satu orang tua siswa kepada wartawan Cerminhalmahera.com, Sabtu (21/6/2020).
Kepala sekola SMA Negeri 10 Haltim, Fadila Adam menjelaskan, jumlah siswa di SMA 10 ini berjumlah 82 siswa. Jumlah peserta yang terdaftar sebagai peserta UNBK sebanyak 24 orang. “Dari total peserta ujian ini baru 6 siswa yang melunasi, sementara 18 siswa akan ditagi pada saat pengambilan ijazah,” kata Fadila saat dikonfirmasi.
Fadila menegaskan, uang yang sudah disetor oleh peserta ujian itu tidak dikembalikan lagi ke orang tua atau peserta ujian dengan alasan, pihaknya sudah terlanjur membayar tempat pelaksanaan UNBK di SMP Negeri 2 Wasile yang terletak di Desa Batu Raja.
“Karena SMA itu ujianya harus mengunakan komputer, sedangkan uang pembayar lokasi ujian suda terlanjur dibayar sebesar enam juta, sampai sekarang ini uang tersebut belum dikembalikan oleh pihak SMP Negeri 2, uang ini juga digunakan dalam pembayaran uang praktek siswa, dan juga ujian sekolah,” paparnya.
Fadila juga membantah jika pihaknya dikatakan melakukan pungutan. Sebab uang tersebut kata Fadila, merupakan sumbangsi dari orang tua siswa karena sekolah yang dia pimpin itu belum ada fasilitas ujian. “Jadi untuk uang ujian ini suda tidak dikembalikan ke 6 siswa tersebut,” tegasnya. (Red)
Reporter: Abdurrahman Patola







