Desa Wayafli Masuk Dalam Daftar Kampung Tangguh Kieraha 2021

212

Warga Bersama Polsek Maba Saat Memperbaiki Posko Covid-19 (Foto: Nehe CH)


BULI, CH- Desa Wayafli di Kecamatan Maba Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) merupakan salah satu dari sejumlah desa yang ikut masuk dalam daftar Kampung Tangguh Kieraha 2021.

Kampung Tangguh ini merupakan Program Polri secara nasional yang diberikan tanggungjawab ke masing-masing Polda. Kampung Tangguh ini pun akan dilakukan penilaian secara serentak oleh tim penilai yang terdiri dari TNI-Polri.

Menghadapi penilaian, Pemerintah Desa Wayafli beserta warga dan Polsek Maba, Kamis (4/1/2021) melakukan bakti sosial (baksos) di tempat-tempat yang akan menjadi pusat penilaian, diantaranya Pasar Desa, Posko Tim Relawan Penanganan Covid-19, Rumah Isolasi Mandiri dan lain-lain yang berkaitan dengan Covid-19.

Kapolsek Maba, Ipda Thoha Alhadar S.sos mengatakan, penilaian kampung tangguh ini direncanakan, Jumat (5/1) setelah pelaksanaan louncing secara serentak melalui Zoom oleh Kapolda Malut dengan Polres se Malut beserta para Kapolsek dan Kepala Desa yang masuk dalam daftar Kampung Tangguh.

“Untuk jadwal penilaian langsung dari Polda Malut  setelah selesai louncing melalui Zoom di Polres Haltim,” kata kapolsek.

BACA JUGA  Tahun Ini Akses Jalan Maba-Sagea Tembus Perbatasan

Kepala Desa Wayafli Yahuda Guslaw mengaku, Desa Wayafli ditunjuk sebagai salah satu Desa Tangguh di Kecamatan Maba karena dinilai siap dalam menangani Covid-19. Sejak Maret 2020, desa ini telah membentuk tim relawan penangan Covid-19, pembuatan posko Covid, penyediaan tempat cuci tangan di setiap rumah warga dan tempat umum.

“Pembagian masker, serta kegiatan masyarakat yang melakukan aktifitas dalam suasana covid-19 selalu menggunakan protokol kesehatan,” jelasnya.

Selain itu kata Yehuda, pihaknya sudah siap dalam semua syarat yang akan menjadi syarat penilaian.

“Karena data-data tersebut yang diminta sesuai dengan program desa selama penanganan covid-19 dan apabila ada yang masih kurang akan dilengkapi sebelum penilaiyan dari Polda,” tukasnya. (Red)

Nehemia bustami
Reporter: Nehemia Bustami

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here